Ibu... adalah wanita yang selalu siaga tatkala aku dalam buaian tatkala
kaki-kakiku belum kuat untuk berdiri tatkala perutku terasa lapar dan haus
tatkala kuterbangun di waktu pagi, siang dan malam
Ibu... telah kupandang wajahmu di waktu tidur terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang terdapat sinar
Ibu... telah kupandang wajahmu di waktu tidur terdapat sinar yang penuh dengan keridhoan terdapat sinar yang penuh dengan kesabaran terdapat sinar yang penuh dengan kasih dan sayang terdapat sinar
kelelahan karena aku
Ibu... engkau menangis karena aku engkau sedih karena aku engkau menderita karena aku engkau
kurus karena aku engkau korbankan segalanya untuk akuIbu... engkau menangis karena aku engkau sedih karena aku engkau menderita karena aku engkau
Ibu... jasamu tiada terbalas jasamu tiada terbeli jasamu tiada akhir jasamu tiada tara jasamu terlukis indah di dalam surga
Ibu... telah kau hujamkan matamu untuk menentang sang surya telah kau hentakan kakimu untuk menindas bumi telah kau mantapkan hatimu untuk taklukan sang waktu
Ibu... telah kau luangkan begitu banyak waktu hanya tuk menjagaku telah kau hempaskan kepentinganmu hanya tuk mengurusku
Ibu... remuk hati ini... melihatmu menangis hancur raga ini melihatmu terluka mati raga ini bila kau tiada
Ibu... hanya doa yang bisa kupersembahkan untukmu karena jasamu tiada terbalas
Hanya tangisku sebagai saksi, Atas rasa cintaku padamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar